Tren minum kopi di kota-kota besar mengalami transformasi seiring meningkatnya minat pada kopi lokal premium.
Jika dulu kopi identik dengan minuman sederhana, kini minum kopi jadi bagian dari identitas.
Komunitas urban menjadikan kedai kopi sebagai ruang inspirasi.
Tren yang menonjol tahun ini adalah kedai kopi kecil dengan konsep artisan.
Berbeda dari coffee chain besar, kedai mikro justru menonjolkan interaksi personal.
Kopi disajikan dengan pendekatan yang hampir seperti seni.
Kopi-kopi lokal seperti Aceh, Bali, dan Papua menguasai menu kedai specialty.
“Kopi Indonesia bisa punya kelas premium kalau diolah dengan benar,” ujar pengusaha kopi muda dari Yogyakarta.
Menurut Asosiasi Kopi Indonesia (AEKI), tren kopi artisan terus mendominasi pasar urban.
Kesadaran terhadap etika perdagangan kopi meningkat.
Selain soal cita rasa, desain ruang dan pelayanan menjadi bagian dari cerita.
Banyak kedai menggabungkan konsep coworking space dan galeri seni.
Kopi mulai masuk ranah budaya dan sosial.
Acara bertema kopi lokal membangun ekosistem kopi yang berkelanjutan.
Dengan dukungan generasi muda, budaya ngopi berubah jadi bentuk ekspresi hidup.
Secangkir kopi bisa menyatukan banyak cerita, dan Coffee Culture 2025 membuktikan bahwa aroma terbaik lahir dari tangan dan tanah sendiri.