Kurang tidur sudah menjadi kebiasaan oleh pekerja modern karena tuntutan kerja. Namun, pakar kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan ini tidak baik untuk tubuh.
Menurut dr. Rahman, tidur di bawah 5 jam per malam dapat menurunkan fungsi otak. “Otak dan organ membutuhkan waktu istirahat untuk regenerasi sel. Kalau terus dipaksa begadang, daya tahan turun,” jelas.
Dampak begadang tidak hanya dirasakan keesokan hari, tapi juga berisiko menyebabkan kenaikan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur meningkatkan produksi kortisol. Inilah alasan banyak orang cepat lapar setelah sering begadang.
Selain kesehatan fisik, pola tidur tidak teratur juga mengacaukan suasana hati. Kekurangan hormon serotonin berpotensi membuat seseorang kehilangan motivasi.
Untuk mencegah dampak buruknya, pakar menyarankan agar membangun jam tidur konsisten. Hindari kafein minimal 30 menit sebelum tidur. Atur suhu ruangan agar tubuh lebih rileks.
Bagi yang sulit tidur lebih awal, usahakan tetap cukup istirahat. Sistem imun tidak bisa dipaksa terus aktif.
Tidur cukup adalah bagian penting dari gaya hidup sehat. Jangan abaikan sinyal tubuh, atur ulang ritme hidupmu.
Kesehatan dimulai dari gaya hidup seimbang. Tidur cukup bukan malas, tapi kunci energi positif setiap hari.